header image

Masakan Mama

Posted by: fickahandyan | 4 November 2008 | No Comment |
MAMA
Kalo ngomongin masakan mama hik..3x uenak banget,karena mama ku kan hobi masak meski kadang,Papa gak cocok dengan masakannya mama,tapi kalo aku sih smua masakan mama enak2 banget meski hanya dengan lauk tempe goreng atau telur ceplok nya mama bagiku itu adalah makanan ternikmat, karena di dalam masakan nya  terdapat bumbu yang tidak pernah ada di toko atau di pasar bumbu itu adalah kasih sayang untuk keluarga dalam membuat makanan,tidak ada rasa terpaksa atau menolak saat memasak meskipun mama lelah atau sakit dia masih sempat untuk menyiapkan sarapan atau makan siang untuk anak-anaknya,
Dulu waktu aku masih SD tiap pagi selalu di buatin sarapan sama mama dan sampai aku duduk d bangku SMA,saat aku masih SD dulu aku kalo mau makan harus disuapin,karna kalo gak di suapin gak mau makan he..3x dan sampai skarang pun kadang-kadang masih sering minta suap he..3x. ya mungkin karna  aku anak ke dua jadi agak manja kali ya..,beda dengan kakak ku yang orangnya agak Rock N’ Roll ha…3x.
terima kasih mama untuk smuanya
fic^_^ sayang mama
under: Tak Berkategori

Pesonamu…

Posted by: fickahandyan | 3 November 2008 | No Comment |

Letih terlihat diwajah yang tua itu
Tertidur pulas dalam alunan gelap malam
Dibalik senyummu teduhkanku
Terbayang potret kala engkau masih muda
Ajarkan sebuah kata cinta dalam hidup
Kekuatan kasihmu nyata pulihkan jiwaku yang kadang goyah

Reff :
Pesonamu masih jelas kurasa hingga kini
Menemani hingga ku dewasa
Derai airmata dan pengorbananmu takkan tergantikan
Terima kasih ibu..
Waktu cepat bergulir
Sisakan banyak kisah
Dia yang kau cintai tlah lama meninggalkan dirimu sendiri
Namun tetap kau berdiri tegak pada dunia

Koleksi Ada Band yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Ada Band - Pesona Potretmu
Busby Seo Test

Ada Band - Pesona Potretmu

lagu ini favorit mamaku…

pernah suatu pagi q tiduran sambil dengerin lagu ini, mamaku ikut  dengerin lagu ini dan lalu Dy menangis N meluk aku entah mengapa.

munkin karena liriknya yang menyentuh banget ya….hehehe..

Pesonamu masih jelas kurasa hingga kini
Menemani hingga ku dewasa
Derai airmata dan pengorbananmu takkan tergantikan
Terima kasih ibu..

trimakasih mama dah besarin aku dengan kasih sayang N mbuat aku Jadi dewasa.
ficka sayang mama..

i luv you mom….

under: Tak Berkategori

Malaikat Juga Tahu

Posted by: fickahandyan | 31 October 2008 | No Comment |

Malaikat Juga Tahu oleh Dewi Lestari

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri

Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri.. Cintakulah yang sejati

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta tuk terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi.. Karna tak sanggup sendiri

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu.. Aku kan jadi juaranya

Koleksi Dewi Lestari yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Dewi Lestari - Malaikat Juga Tahu

malaikat tak bersayap yang selalu ada di dekat ku mempunyai kasih sayang yang tak ada tandingannya bukan teman,sahabat,atau kekasih
dia adalah MAMA ku
fic^_^ sayang mama…

dan lagu ini pas untuk mama ku
dia adalah malaikat tak bersayapku

under: Tak Berkategori

Saat Ia Sedang Tidur?

Posted by: fickahandyan | 29 September 2008 | No Comment |

cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.
Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.
Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur. Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya.
Orang inilah, rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.
Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibu anda.
Hmm…kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu kini kasar karena tempaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita.
Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomeli kita mata-mata karena rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah artikan.
Cobalah menatap wajah orang-orang tercinta itu… Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya…

Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya. Rasakanlah energi cinta yang mengalir pelan-pelan saat menatap wajah lugu yang terlelap itu.
Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda.
Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalahpahaman kecil yang entah kenapa selau saja nampak besar.
Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur.
Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan.
Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkap segalanya.
Tanpa kata, tanpa suara dia berkata… “betapa lelahnya aku hari ini”.
Dan penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita.
Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, juga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita.
Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika membuncah jika mengingat itu semua.
Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari mereka “orang-orang terkasih itu” tak lagi membuka matanya, selamanya …

under: Tak Berkategori

Ngomongin Ibu yuk…

Posted by: fickahandyan | 29 September 2008 | No Comment |

IBU ada berjuta-juta cinta dan sayang ketika mendengar nama itu. Ada berjuta kuntum bunga yg bermekaran saat mengenangnya. Krn selalu hal yg indah-indah dia hadirkan untuk anaknya. Marahnya pertanda cinta. Ketegasan dan sifat kerasnya tanda sayang. Perhatiannya? Jgn ditanya…Sebesar apapun perhatian yg kau minta padanya, kau akan segera mendapatkannya. Pengorbanannya? Nyawa pun akan dia korbankan untuk permata hatinya. Namun kadang, jarang sekali kita mau mengerti ttg CINTA, SAYANG, PERHATIAN dan PENGORBANANNYA. Bahkan sekedar tuk ngucapin AKU SAYANG IBU…, adalah hal yg sangat sulit.

Yuk…ngomongin ttg Ibu, mama, mami, emak, ambu, ummi dan bunda kita. Tentang cinta, sayang, perhatian dan pengorbanannya serta smua hal ttgnya. Trus ttg cinta kita kepadanya. Cinta yg selama ini belum mampu kita ungkapkan.

under: Tak Berkategori

HH…MAMA

Posted by: fickahandyan | 29 September 2008 | No Comment |

MumPung mAmA lo maSih aDa,
coba de, saat bEliaU tiduR…
saaT maTanya terPejam…
Lo taTap wajaHnya 5 menit aja…
g uSa lAma2…
cobA rasaiN de…
klO wajaH beliAu udA g da dsiTu…
Rasain lewat Hati lo…
yg paling dAlem…
Lakuin aPapuN yang bs lo lakuKan
unTuknya…

“SEKARANG”!!!
bukan 1jam lagi…
bukan 1hari lagi…
bukan 1bulan lagi…
tapi “SEKARANG”…

jangan tunggu sampe Beliau uda mo
ninggalin kehidupan kita…
penyesalan g dateng duluan
sahabat2ku…

there’s a story about…
“BETAPA BESAR KASIH MAMA BUAT
KITA”

Seorang anak mencari Ibunya dan
mendapatkan ibunya sedang sibuk
menyediakan makan malam di dapur…
Kemudian dia mengulurkan tangannya dan
memberikan sehelai kertas yang sudah
ia
siapkan sehari sebelumnya…
Sang Ibu segera membersihkan tangan
lalu
menerima kertas yang diulurkan oleh
anaknya dan membacanya…

OngKos bantuin MAMA:
1) Bantu pergi ke warung : Rp
20.000,00
2) Jagain ade : Rp 20.000,00
3) Buang sampah : Rp 5.000,00
4) Beresin tempat tidur : Rp 10.000,00
5) Nyiram bunga : Rp 15.000,00
6) Nyapu halaman : Rp 15.000,00
Total: Rp 85.000,00

Selesai membaca kertas tersebut…
Sang Ibu hanya tersenyum memandang
anaknya…
Si Anak pun tersenyum penuh
kemenangan…
Lalu Sang Ibu mengambil pena dan
menulis
sesuatu dibelakang kertas yang sama…
1) OngKos mengandungmu selama 9bulan-
GRATIS
2) OngKos menyusuimu, anakku-GRATIS
3) OngKos berjaga malam karena
menjagamu-GRATIS
4) OngKos air mata yang menetes
karenamu-GRATIS
5) OngKos khawatir krn memikirkan
keadaanmu-GRATIS
6) OngKos menyediakan makan, minum,
pakaian dan keperluanmu-GRATIS
7) Keseluruhan Nilai Kasihku-GRATIS

Air mata Si Anak berlinang setelah
membaca…
Si Anak menatap wajah Ibunya,
memeluknya
dengan erat dan berbisik
sambil terisak di dekat telinga
Ibunya,

“AKU SAYANG SAMA MAMA…UDAH GA
ADA LAGI
YANG PERLU DIBAYAR OLEH MAMA…UDAH
LUNAS SEMUANYA…BUKAN MAMA YANG
HUTANG
SAMA AKU, TAPI AKU YANG UTANG SAMA
MAMA…”

kLo Lo SAYANG MAMA lo..
“FORWARD” de…
kirim msg ini ke semua orang..
biar mereka inget betapa mama berharga
banget dlm hidup mrk…

under: Tak Berkategori

Cinta… Antara Seorang Ibu dan Seekor Nyamuk

Posted by: fickahandyan | 28 September 2008 | 2 Comments |

Mungkin hanya akan menjadi renungan teman-teman dan saudaraku sejenak….

Ini hanya sebuah tulisan yang ingin mengajak saudara ku untuk merenung sejenak tanpa maksud menggurui,,, hanya sebuah tulisan yang lahir ketika terjaga ditengah malam dan melihat sang buah hati sedang tertidur tenang.

Mungkin belasan atau puluhan tahun yang lalu bunda kita juga merasakan apa yang kita rasakan sekarang, rasa takut, khawatir dan was-was yang menghampiri takkala melihat sang buah hati, mungkin ini hanya sepele bagi sebagian orang tetapi hal yang sangat besar bagi sang bunda.

Nyamuk,,,,, aneh memang kenapa bunda selalu terjaga ditengah malam demi melihat buah hatinya tidak terusik oleh seokor nyamuk,,, tak ada perasaan lelah, terpaksa, capek demi hanya berperang dengan seekor nyamuk kecil yang kadang hanya melintas tanpa sengaja dan malah mungkin ia juga belum tertarik dengan sang buah hati karena masih terlalu kurus untuk dihampiri,,,,,,,,,

Tapi ia akan senantiasa terjaga ditengah malam, mengawasi sekeliling laksana seorang mata-mata yang sangat profesional dalam menghadapi musuh dimedan perang, sekali lagi tanpa rasa lelah, tanpa rasa terpaksa dan kantuk pun ditepis tanpa sisa,,,,

Begitu besarnya cinta yang telah kita terima dan hanya terima kasih yang dapat kita berikan untuk malam-malam panjang yang selalu terjaga, untuk perasaan kantuk yang telah dibuang entah kemana , untuk capek yang dilah dititipkan entah kepada siapa,,,,,,,,,,,, dan terima kasih nyamuk-nyamuk yang dengan sengaja mengajak bundaku bermain dengan rasa cinta…………..

under: Tak Berkategori

BLACK RELATIONSHIP

Posted by: fickahandyan | 28 September 2008 | No Comment |

Setiap manusia, fitrahnya diciptakan oleh Allah SWT sepasang.  Nabi Adam dan Siti Hawa, tapi karena manusia tak luput dari nafsu duniawi, maka Qabil, manusia anak Adam, pertama yang mempunyai dosa, membunuh saudaranya sendiri, Habil, bahkan mengambil pasangan Habil menjadi pasangannya.

Dari situlah bermula, di dunia ini ada perselingkuhan, poligami, poliandri dan hal-hal lain seputar apa yang dinamakan hati.

Cinta pun pada awalnya sangat-sangat suci, sebagai Rahmat Allah kepada manusia di dunia ini.  Tapi karena manusia dipenuhi dengan nafsu, tak urung kesucian cinta ternodai.

—————————————-

kadang, seorang pasangan (aku tidak membedakan jenis kelamin di sini jadi siapa saja yang merasa, baik itu laki-laki maupun perempuan) akan bisa menerima kekurangan pasangannya agar hubungan bisa awet dan langgeng, tidak berakhir dengan perpecahan.

Nah, kalau kekurangannya adalah kurang bisa menahan nafsu (birahi? syahwat?) eits, aku tidak membedakan laki2 ato perempuan, karena walopun persentasenya sedikit, seorang perempuan bisa memiliki kekurangan (apa kelebihan?alias hiper?) dalam artian kurang bisa menahan hawa nafsu juga.

Karena tidak boleh omong kosog  di artikel khusus ini(yang kata salah satu temanku alias B**$**T), maka aku menceritakan berdasar kisah nyata yang dialami salah satu temanku.

Selain mau memberikan fatwa (karena kalo dibilang gosip nanti disangka ghibah) aku juga mau berbagi ilmu, yang kebetulan aku dapet, dari proses pembelajaranku, atas analisis pengalamanku terhadap lingkungan sosia (halah).

Diiringi playlist winamp from my favourite lists, jam 11:31 malam, after bikin KTI (yang sampe saat ini selalu mebuatku ingin membenamkan kepala dalam pasir panas!)

kumulai kisahnya;

kalo dilihat dari dunia medis (yang aku pelajari, sekali lagi aku tak mau omong kosong), kegagalan seseorang dalam mengatasi kekurangannya dalam hal nafsu adalah karena mereka mengalami kegagalan dalam fase-fase yang oleh Sigmund Frued disebut sebagai teori Libido, khususnya kegagalan fase oral dan anal serta fase genital.

Karena kegagalan itulah, seseorang mengalami suatu penyimpangan sosial (maaf kalo ada bahasa yang gak sesuai, ini secara umum aja) dimana menurut dia (dalam peraturannya sendiri, dan berdasar pengalaman yang dia peroleh dari hasil belajarnya di fase-fase tersebut) apa yang dia lakukan (penyimpangan seksual/kurang bisa menahan hawa nafsu/dsb) biasa aja, anggapannya, dia melakukan fine-fine aja, padahal secara sosial itu sudah menyimpang, tapi mau gimana lagi, jaman sekarang mau bicara norma sosial hanya akan ditertawakan saja ya toh?jadi mumpung jamannya sedang mendukung perilaku-perilaku menyimpang ya sekalian saja terjun ke dunia gitu-gituan (halah!)

Pada awalnya, orang tersebut akan merasa was-was, deg-degan, takut ketahuan, tapi yang namanya penyakit kalo gak diobatin sampai tuntas maka akan jadi kronis bahkan jadi kanker ganas (beneran lo!)

Nah karena akhirnya udah terlanjur yang kebanjur, orang itu gak lagi deg-degan dan was-was lagi, bahkan semakin tertantang untuk mencari pengalaman yang lebih, bahkan cari pengalaman untuk membanding- bandingkan dari satu “?” ke “?” yang lain. (nah lo, tambah bingung kan? la wong aku diceritain kisahnya dari temenku aja merinding-rinding beringin!)

Kalo sudah sampai taraf banding membanding, udah gak bisa diobatin tuh penyakit, udah kronis dan mengakar kaya kanker ganas!

Pada awalnya, sepasang muda-mudi, (kita inget-inget lagi jaman SMP ma SMA) yang namanya cinta masih cinta monyet kan? masih lucu dan natural, tapi sekarang jaman dah berubah, anak SD aja udah mulai tersentuh aroma kegelapan dalam hal ini, hubungan yang gak sehat

Jaman sekarang, anak-anak udah bukan jamannya bermain gobak sodor atopun petak umpet, tapi umpet-umpetan dan main sodor-sodoran (halah!)

hawa nafsu tu ternyata gak cuman 1, nafsu birahi, tapi bisa macem-macem, nafsu amarah, nafsu cemburu, nafsu ma harta, jabatan, dll, nafsu untuk berbuat baik pun ada alias riya.

ni kuceritain yang nyata aja ya, berawal dari nafsu terhadap harta dan kedudukan, seorang perempuan harus merebut kekasih orang lain (emang dalam hal status, yang namanya pacaran tu tidak bernilai hukum sama sekali, bahkan yang namanya perselingkuhan itu hanya ada pasalnya bila sudah terikat dalam ikatan perkawinan, yang udah nikah aja bisa cerai, yang tunangan aja bisa batal, apalagi pacar?)

berbagai cara dilakukan perempuan itu untuk merebut sang pacar temenku, dari mengambil kesempatan dalam kelonggaran (selingkuh, red) sampai harus cari dukun.

Nah, salah satu kelemahan pria adalah, mereka sama sekali tidak sadar kalo, dia sedang terjerat, kalo udah terjerat apalagi, kalo lemnya setingkat ma LEM TIKUs cap Gajah udah deh ketangkep gak lepas-lepas.  Semua orang yang nasehati gak dianggep,temen-temennya, orang tua,  tahunya dia aja yang bener, nasehat sang pacar yang bener juga gak didengerin, dalam pandangannya mungkin yah malah “ngangguin aja nih pacar?!”

Nah kalo selingkuh yang dalam taraf pacaran ini cuma sebatas smsan, ato yang lebih tinggi deh, telpon-telponan, trus ketemuan tapi gak ngapa-ngapain, nah kalo sampe ngapa-ngapain?

Perempuan penjerat, bisa melakukan apa saja, untuk mendapatkan pacar orang.  Dan yang paling ampuh adalah menjerat laki-laki untuk keblinger!

Kalo udah keblinger maka gak akan ketulung…

Hubungan gelap itu (mungkin karena takut ketahuan jadi pacarannya gelap-gelapan), walopun ditutup-tutupin, akhirnya gak tahan juga, karena mungkin ketika lagi keblinger, penginnya mengulang-ulang lagi, ya udahlah, karena gak “dapet” dari pacarnya yang sah (gimana yah, pacar yang bener kan yang lurus-lurus aja, ya gak?) , bukan kekasih gelapnya, maka pacarnya diputusin deh, kan belum ada pasalnya tuh, jadi gak perlu kan ke KUA? ya uwis, goodbye, akhirnya kalo udah bebas kan dia gak perlu gelap-gelapan lagi?
Kalo ada apa-apa ya.. kan udah gak ada hubungan lagi? so what gituh? kamu mau ngapain? nah lo.. serem yak?

tapi sebagai seorang wanita, lebih baik kita diputusin dan bener-bener lepas hubungan dengan pria itu, karena yang namanya penyakit kronis gak sembuh, akan terulang lagi suatu saat kalo ada kuman-kuman yang mengganggu, karena pada dasarnya pria sejenis itu pertahanan tubuhnya (sistem imunnya, istilah medis nih) gak kuat…

Lebih baik, kita mundur teratur dengan tetap membawa nama baik di pundak kita, hidup di jalan hidup sendiri demi mencapai apa yang kita cita-citakan.  karena, orang baik pasti ketemunya orang baik (tertulis kok dalam surat An-Nur 26).

Anggap aja itu pengalaman hidup, anggap aja Tuhan sedang berbicara dengan kita, tabahkan hati, sakit emang sih… pacar kita direbut ama orang lain dengan cara yang “ikh, gak banget?!”.
Karena, nih, menurut beberapa orang hubungan yang sehat, adalah ketika kita memutuskan hubungan itu ga saling memusuhi dan saling menjelek-jelekkan, bukan juga karena main belakang, pengecut namanya, tapi bener2 karena emang prinsip yang gak cocok, dan berpisah dengan baik-baik tanpa meninggalkan dendam.


nah, gak usah keras-keras, sstt..simpen dalam hati aja, kalo kalian adalah salah satu orang yang punya kekurangan dalam hal kurang bisa menahan hawa nafsu,

gimana yah,, udah terlanjur, udah gak bisa mbedain mana dosa mana engga,
mau balik ke jalan yang bener gak bisa, pasti tobatnya gak bakalan diterima deh,

yah.. kalo pikirannya kayak gitu, gak bakalan sembuh,,,
Tuhan itu Maha Pengampun, dan senang menerima taubat hambaNya yang bertaubat, jadi jangan bilang udah terlanjur ya udah sekalian aja.
Jangan.
Ayo berusahalah kembali ke jalan yang bener.
Karena hidup dalam kegelapan itu tidak membahagiakan, walo emang kadang kok kelihatannya justru hal-hal itu adalah sumber kebahagian..duniawi itu mah.

Bukankah kita semua menginginkan hati yang tentram?

Laki-laki pun, pasti menginginkan pendamping yang menyejukkan kan?
Nah kalo dari laki-lakinya doyan selingkuh, wanita mana yang bisa bersikap sejuk?

Untuk itu buat para lelaki dan perempuan yang menginginkan kesejukan, tapi gak bisa-bisa dapet, gimana caranya?

ini beberapa cara (insya Allah) yang aku dapet dari beberapa pengalamanku belajar dalam dunia kesufian..(ceilee..)

1.  Bedakan dulu, kalian punya kekurangan ini karena keblinger? kena pelet? ato emang ada faktor genetik?
Kalo udah bisa mbedain, inget-inget lagi apakah dulu waktu masih kecil ada kegagalan fase oral dan anal or genital?

2.  Kalo udah bisa mbedain, tinggal bulatkan tekad, walo kadang juga, godaannya banyak, ndilalah semalem udah bertekad, eh paginya “sarapan” sudah tersaji? siang “panas” menyengat? sore “dingin” memanggil dan malampun kembali, kita udah lupa lagi ama niat dan tekad kita.

3.  kembali ama agama kita, inget-inget lagi, terakhir ke gereja kapan? ke klentheng kapan? ke pura kapan? ke wihara kapan? terakhir solat/ ke mesjid kapan? dan inget-inget lagi, terakhir doa, sebener-benernya doa atas keinginan kita ke Tuhan kapan?
karena aku muslim maka aku nulis tipsnya sesuai keyakinanku ya…

4.  Kalo udah inget, saatnya sekarang nyiapin sandal kembali ke mesjid, inget ama Allah, jangan pernah malu   ama Allah karena Allah akan malu juga ama kita, (kan malu tuh, udah ninggalin Allah untuk melakukan hal yang mblingerin) apalagi malu ama rekan-rekan sekitar, tumben nih ke mesjid? udah biarin aja, mereka menggonggog kita berlalu, muslim yang baik gak akan mengejek saudaranya, ketika kita ingin kembali ke jalan yang bener.
Kalo masih malu, cari mesjid yang bener bener jauh dari lingkungan kita. Kan gak ada yang liat?

5. Karena, udah beberapa waktu (dalam masa keblingeran) meninggalkan Tuhan, maka langkah awal adalah mengakrabkan diri lagi, kan kalo udah pisah lama, kadang manusia merasa canggung, gak bisa terbuka lagi, malu, dsb.  Untuk mendekatkan diri kepada Allah ada berbagai macam cara, yang paling terkenal ya “Tombo ati” itu…5 perkara yang harus kita lakukan.
- baca Qur’an dan maknanya
- sholat malam dirikanlah
- berkumpul dengan orang-orang sholeh
- puasa
- dzikir malam perpanjanglah

6.  Nah, kalo tetep gak sembuh-sembuh?
cara berikutnya,

a. ambil air wudhu,
b. mandi besar alias junub,
c. trus mandi taubat,
d. wudhu lagi trus sholat hajat (kenapa solat hajat?)

e.  karena saat ini hajat kita sangat besar,
f.  dalam solat hajat, sampaikan hajatmu dalam sujudmu, minta ke Allah agar diberi nafsu sewajarnya, tidak berlebihan dan tidak kekurangan, dan mohonkan agar nafsunya itu berfungsi pada saat yang tepat dan dalam jalan yang benar, penuh rahmat dan barokah.

lakukan hal itu di atas (mandi besar,mandi taubat, solat hajat)  setiap hari, sampai bisa menjaga nafsunya, bisa dilakukan seminggu sekali, kalo udah bener-bener bisa menahan hawa nafsu, bisa dilakukan sebulan sekali aja.

Ini juga baik lo buat orang yang gak kenapa-kenapa (orang yang lurus2 aja) agar setiap kali mandi niatnya mandi besar dan mandi taubat, karena ada banyak dosa baik yang disengaja maupun tidak disengaja, yang kita tidak tahu ternyata itu dosa besar ato dosa kecil, jadi lakukanlah, karena kita manusia biasa, bukan nabi.

Jangan lupa saat mandi taubat, jangan lupa mintakan ampun atas dosa-dosa yang dilakukan tubuh fisik kita, dari ujung rambut ampe ujung kaki…

noda di kain putih bisa kita bersihkan dengan dicuci menggunakan air.
api yang panas bisa dipadamkan dengan guyuran air,
dan untuk mendapatkan hati dan tubuh yang bersih, lakukanlah mandi taubat.

————————————————————————————————————–

untuk sahabatku, kupenuhi janjiku menceritakan “black relationship sang pengecut itu” di blog ini, agar tidak terulang lagi, bagi wanita-wanita lain yang mengalami hal yang sama..

under: Tak Berkategori

Putriku,serigala tak mengenal setia

Posted by: fickahandyan | 28 September 2008 | No Comment |

Wahai putriku,saya adalah seorang laki-laki yang sudah kenyang dengan pengalaman hidup.Maka ambillah nasehatku, nasehat dari seorang bapak yg penuh kasih sayang dan sangat menginginkan kebaikkan serta mencita-citakan keluhuran derajat untukmu. Ini adalah nasehat dari orang yg selalu memandang bahwa kehormatan,kesucian dan keluhuran anak putrinya adalah harta yg termahal daripada dirinya sendiri.

Demi Allah,wahai putriku,inilah ungkapan hati setiap bapak kepada putrinya yg tersayang,maka ambil dan terimalah serta renungkan lah dalam hati kecilmu,karena aku merasakan ada anak panah yg siap menembus kesucian dirimu. aku telah mengamati ada perangkap yg siap menjeratmu,aku telah melihat ada pasukan berani mati yg siap mencabik-cabik baju kehormatanmu,aku memandang bahwa telah ada serigala yg siap memangsamu. Aku telah merasakan hati yg penuh dengan belas kasih sudah mulai kering dan membatu,aku melihat mata yg penuh dg air mata sudah mulai mengering, aku telah melihat adanya perbedaan yg sangat jauh antara isi hati dengan ungkapan wajah dan aku melihat nama2 yg indah penuh dg kedustaan.

Mereka ayunkan langkah pertamanya kepadamu kemudian mengajakmu agar engkau melanjutkan perjalanan sendiri. Jika bukan karena kelunakkanmu maka mereka tidak akan mungkin mengulangi lagi dan kalaulah bukan karena kerelaanmu tidak mungkin mereka berani mencoba lagi. Engkau sendiri yg membukakan pintu kesempatan buat mereka pada saat mereka mengetuknya, namun pada saat mereka menyambar dirimu, engkau berteriak minta tolong. Kalaulah engkau senantiasa menjaga pintu itu dan mereka melihatmu bersikap tegas dan terus berpaling,maka tiada seorangpun dari serigala itu yg berani mendekati pagar yg kokoh itu.

Apa yg aku uraikan merupakan kisah nyata dan kebenaran hakiki,barangsiapa menolak maka hati kecilnya yg membantahnya, dalam hati kecil setiap insan ada bisikkan hakikat kebenaran yg tidak mungkin diingkari. Hubungan cinta kaum remaja hanya sekedar kelaparan seksual. Bisakah dipercaya bila orang yg kelaparan bersumpah tidak akan makan makanan yg sudah siap di atas meja makan dan hanya akan memandang atau hanya mencium aroma makanan dari jauh hingga bisa merasakan makanan?

Di antara remaja wanita merasa hatinya berbunga-bunga dan khayalan terbang ke angkasa merindukan kelembutan cinta dan kemesraan dan kemesraan serta romantika hidup dari sang serigala, tetapi setelah menghisap madu dan bunganya layu dicampakkan begitu saja. Remaja wanita itu berkata, “jikalau aku diminta menulis ungkapan untuk mengenang cinta lama setelah patah hati maka aku tidak akan bisa menulis bahasa cinta walaupun diatas secarik kertas dan tidak satu huruf janji palsunya, ikrar dustanya dan cintanya yg penuh dg kemunafikkan tidak layak untuk dikenang atau dirayakan. Engkau telah menghisap ketenanganku sehingga aku terpaksa lari dari istanaku, aku harus meninggalkan kenikmatan yg luas dan kehidupan yg tentram menuju ke tempat hunian baru yg tidak kenal dg seorangpun, engkau telah membunuh ayah dan ibuku sementara ia sudah mati dan saya kira keduanya meninggal karena kehilanggan diriku, putus asa untuk bertemu dg ku,hatiku tercabik-cabik, masa depanku terasa suram untuk ku melangkah, kutakut tuk di dekati lagi dan dunia menjadi sempit serta aku hanya berharap kematian.” (Kitab An-Nadzaraat, karya Al-Manfaluthi).

Sekarang sudah saatnya bagimu untuk memilah dengan seksama dan memilih secara hati-hati orang yg menginginkanmu. Bila engkau bersikap tegas akan disegani. Bila engkau bersembunyi akan dicari. Bila engkau terbuka karena permintaan orang niscaya engkau akan terhina,karena setiap yg terbuka pasti akan terhina. Sudah saatnya engkau tegas mempertahankan hijabmu,kesucianmu,kegadisanmu dan kehormatanmu.

Wahai putriku,nasehatku ini aku persembahkan untukmu,sebuah nasehat dari orang yg sangat berharap atas kebaikkan bagi dirimu dan menginginkan kesuksesan masa depanmu. Jagalah benar2 kehormatanmu,kesucianmu,harga dirimu dan kehormatan keluargamu.

under: Tak Berkategori

Putriku, kembalilah ke jalan tuhanmu

Posted by: fickahandyan | 28 September 2008 | No Comment |

Putriku tercinta! Aku seseorang yang telah berusia hampir lima puluh tahun.[1] Hilang sudah masa remaja, impian, dan khayalan. Aku telah banyak mengunjungi banyak negeri dan berjumpa dengan banyak orang. Aku juga telah merasakan pahit getirnya dunia. Oleh karena itu, dengarlah nasihat-nasihatku yang benar lagi jelas berdasarkan pengalaman-pengalamanku. Dimana engkau belum pernah mendengar dari orang lain.

Kami telah menulis dan mengajak kepada perbaikan moral, menghapus kebejatan, dan mengekang hawa nafsu, sampai pena tumpul dan mulut letih, dan kami tidak menghasilkan apa-apa. Tidak ada kemungkaran yang dapat kami berantas, bahkan bertambah, kerusakan mewabah, pakaian terbuka dan merangsang semakin merajalela, semakin meluas. Berkembang dari suatu negeri ke negeri yang lain, sampai tak ada satu negeri Islam pun menurut dugaanku terhindar dari wabah ini. Negeri-negeri Syam (Syiria, Yordania, Libanon, Palestina) sendiri yang dulu benar-benar bersih, menutup aurat, sangat menjaga kehormatan wanitanya, kini para wanita itu keluar dengan pakaian merangsang, terbuka bagian lengan dan lehernya.

Kami belum berhasil, kami kira tidak akan berhasil. Tahukah engkau, kenapa?

Karena sampai saat ini, kami belum menemukan cara untuk memperbaiki, kami belum tahu jalannya. Sesungguhnya jalan kebaikan itu ada di depanmu, putriku! Kuncinya ada di tanganmu. Bila engkau percaya bahwa kunci itu ada, lalu engkau menggunakannya untuk masuk, maka keadaan akan baik.

Benar bahwa lelakilah yang memulai langkah pertama dalam lorong dosa, wanita tidak akan pernah memulainya. Tetapi bila engkau tidak setuju, laki-laki itu tidak akan berani dan andaikan bukan lantaran lemah gemulaimu, lelaki tidak akan bertambah parah. Engkaulah yang membuka pintu, dia yang masuk, kau katakana pada pencuri itu: Silakan…ketika ia telah mencuri, engkau berteriak: Maling…! Tolong…tolong saya kemalingan. Bila engkau mengerti bahwa semua laki-laki serigala dan engkau adalah domba, niscaya engkau akan lari dari mereka, sebagaimana domba lari dari serigala. Kalau kau sadar bahwa mereka pencuri, engkau pun akan hati-hati sebagaimana seorang pelit takut kecurian.

Bila serigala hanya menginginkan daging domba saja, maka sesuatu yang diharapkan lelaki dari engkau lebih mulia dari daging domba itu. Kematian lebih baik bagimu daripada kehilangan sesuatu yang mulia itu. Lelaki itu mengharapkan sesuatu yang paling mahal bagimu, yaitu kehormatan yang menjadi kebanggaan, kemulian, dan dengan itu pula engkau hidup. Hidup wanita yang kehormatannya telah terenggut lelaki, sungguh seratus kali lebih pahit daripada kematian seekor domba yang mati diterkam serigala.

Ya demi Alloh…tidaklah seorang pemuda melihat gadis kecuali gadis itu dikhayalkannya dalam keadaan telanjang tanpa pakaian.

Demi Alloh, begitulah. Yang kami bersumpah untuk kedua kalinya padamu. Jangan kau percaya apa yang dikatakan laki-laki, bahwa ia tidak akan melihat gadis kecuali akhlak dan budi bahasanya. Ia akan berbicara sebagai seorang sahabat, ia akan mencintainya sebagai seorang kawan. Demi Alloh ia telah bohong! Bila engkau mendengar obrolan di antara anak-anak muda dalam kesepian mereka, engkau akan mendengar sesuatu yang mengerikan, senyuman yang diberikan pemuda kepadamu, kehalusan budi bahasa dan perhatian, semua itu tidak lain hanyalah merupakan perangkap rayuan untuk mencapai tujuannya, atau paling tidak, pemuda itu sendiri merasa bahwa itu adalah rayuan!

Setelah itu apa yang terjadi? Apa, wahai putriku? Coba kau pikirkan!

Kalian berdua sesaat berada dalam kenikmatan, kemudian engkau ditinggalkan dan engkau selamanya tetap akan merasakan penderitaan akibat kenikmatan itu. Pemuda tersebut akan terus mencari mangsa lain untuk diterkam kehormatannya, sedang engkau yang menanggung beban kehamilan dalam perutmu. Jiwamu menangis, keningmu tercoreng. Masyarakat yang zhalim dapat mengampuni pemuda itu dengan mengatakan: Ia anak muda yang sesat lalu bertaubat. Tetapi engkau, selama hidupmu tetap berkubang kehinaan dan keaiban, masyarakat tidak akan mengampunimu selama-lamanya.

Namun jika saat engkau bertemu pemuda kau busungkan dadamu, kau palingkan muka, kau tunjukkan kepribadian dan menghindar…dan kalau pengganggumu belum mengindahkan, sampai berbuat lancang lewat perkataan atau tangan usil, kau lepaskan sepatu dari kakimu lalu kau lemparkan ke kepalanya, bila semua ini engkau lakukan, maka semua orang di jalan akan membelamu. Setelah itu anak-anak nakal takkan mengganggumu dan gadis-gadis lagi. Dan tentu, -jika seorang pemuda yang shalih- akan datang kepadamu untuk minta ma’af dan tidak mengulangi perbuatannya. Selanjutnya, ia akan mengharapkan hubungan yang baik dan halal. Ia akan datang melamarmu.

Wanita, bagaimanapun status sosial, kekayaan, popularitas, dan prestasinya, tidak akan mendapatkan sesuatu yang sangat diangan-angankan dan kebahagian kecuali dalam perkawinan. Menjadi istri yang baik, seorang ibu yang terhormat, dan pendidik keluarga. Baik wanita itu seorang ratu, putri raja, atau seorang bintang film Hollywood kenamaan yang penuh dengan kegemerlapan dan mempesona kebanyakan wanita.

Aku mengenal dua sastrawati besar di Mesir dan Syiria, benar-benar sastrawati. Mereka telah meraih supremasi karya sastra dan kekayaan. Akan tetapi mereka kehilangan suami, lantas akal pun hilang dan mereka menjadi gila. Jangan pojokkan aku dengan menanyakan mereka, karena nama itu sudah terkenal.

Cita-cita wanita paling tinggi adalah perkawinan, walaupun ia seorang anggota parlemen, pemegang kekuasaan. Takkan ada seorangpun yang mau mengawini wanita pelacur. Seorang yang bermaksud mau mengawini wanita baik pun, kalau ia ternyata sesat, orang itu akan pergi meninggalkannya.  Kalau mau menikah, ia akan memilih wanita lain yang baik karena ia tidak rela bila ibu rumah tangga dan ibu putra-putrinya adalah seorang wanita amoral.

Seorang pria, sekali pun fasik, bila di tempat kelezatan tidak menemukan wanita yang mau mengorbankan kehormatannya di bawah telapak kakinya dan sesuka hati mau dijadikan barang mainan, bila pria itu sudah tidak mendapatkan perempuan lengah yang mau diajak kawin menurut agama iblis dan seperti kucing di bulan Februari, pria itu akan mencari istri menurut cara Islam.

Maka, penyebab krisis perkawinan adalah kalian, wahai kaum wanita! Kalau saja tidak karena wanita fasik, krisis perkawinan tidak akan terjadi dan kesempatan berbuat maksiat tidak akan meluas, lalu kenapa kalian tidak sadar? Dan kenapa wanita-wanita mulia tidak berusaha memberantas malapetaka ini? Kalian yang lebih patut dan lebih mampu daripada kaum lelaki untuk melakukan usaha ini karena kalian lebih mengerti bahasa wanita dan cara menyadarkan mereka dan oleh karena yang menjadi korban kerusakan ini adalah kalian, para wanita terpelihara, mulia, wanita yang terjaga dan beragama.

Pada setiap rumah di Syiria terdapat gadis-gadis berusia cukup untuk kawin, tidak mendapatkan suami. Hal ini oleh karena pemuda sudah mendapatkan kekasih dan tidak butuh pada istri. Barangkali keadaan serupa terjadi di negeri lain.

Maka bentuklah jama’ah-jama’ah dari kalian baik sastrawati, wanita berpendidikan, guru-guru sekolah, dan para mahasiswi untuk mengembalikan saudari-saudari kalian yang tersesat menuju kebenaran. Ajaklah mereka bertakwa kepada Alloh. Bila mereka tidak mau bertakwa. Peringatilah akan terjangkitnya suatu penyakit. Bila mereka masih tidak menurut, jelaskanlah dengan melihat kenyataan, katakanlah pada mereka: Kalian adalah gadis-gadis remaja putri yang cantik, oleh karena itu, banyak para pemuda menemui kalian dan berebut disekitar kalian. Akan tetapi apakah keremajaan dan kecantikan itu akan kekal? Akan tetapkah yang remaja dengan keremajaannya dan yang cantik dengan kecantikannya? Benda apakah di dunia ini yang bersifat kekal? Bagaimana kelanjutannya, bila kalian sudah menjadi nenek-nenek dengan punggung bungkuk dan wajah keriput? Saat itu, siapakah yang akan simpati? Tahukah kalian, siapakah yang memperhatikan, menghormati, dan mencintai seorang nenek? Mereka adalah anak dan cucunya. Saat itulah nenek tersebut menjadi seorang ratu di tengah rakyatnya. Duduk di atas singgasana dengan memakai mahkota. Tetapi nenek yang lain, yang masih belum bersuami itu? Kalian sendiri lebih tahu apa yang terjadi dengan nenek itu.

Di Brussel, di sebuah trotoar yang ada di persimpangan jalan, aku menyaksikan seorang nenek tua yang tak mampu menyangga kedua kakinya, anggota tubuhnya bergetar dimakan usia. Perempuan tua itu ingin menyebrang, sementara mobil-mobil di sekelilingnya hampir saja melindasnya, tak seorangpun yang mau menggandeng tangannya.

Maka kukatakan kepada pemuda yang bersamaku: “Hendaknya salah seorang dari kalian menghampiri dan menolongnya.”

Waktu itu kami bersama seorang kawan yaitu Ustadz Nadim Zhubayyan, ia telah tinggal di Brussel lebih dari 40 tahun. Beliau berkata kepadaku: “Tahukah anda bahwa nenek tua itu dahukunya adalah seorang primadona negeri dan banyak membuat fitnah (ujian) bagi manusia? Para lelaki selalu menguntitnya dengan segenap hati (dan dengan apa yang di kantong mereka) untuk sekedar mendapatkan pandangan atau sentuhannya. Tetapi ketika masa bunganya telah habis dan kecantikannya sirna, tak seorangpun yang anda lihat mau menyentuh tangannya.

Apakah kelezatan itu sebanding dengan penderitaan di atas? Apakah akibat itu akan kita tukar dengan kelezatan sementara?

Dan nasehat-nasehat serupa, kalian para wanita, tidak memerlukan petunjuk orang lain dan tidak kehabisan cara untuk memberi nasehat kepada saudari-saudari kalian yang sesat dan patut dikasihani. Bila kalian tidak dapat mengasihani mereka, berusahalah untuk menjaga wanita baik-baik, gadis-gadis yang sedang tumbuh agar mereka tidak menempuh jalan yang salah itu.

Saya tidak minta kalian untuk mengubah secara drastis mengembalikan wanita masa kini kepada keadaan yang dimiliki wanita yang benar-benar muslimah. Tidak, kami tahu bahwa perubahan cepat itu mustahil. Ibaratnya malam yang gelap gulita dan pagi yang cerah bercahaya. Alloh Shubhanahu wa ta’ala tidak akan memindahkan dari kegelapan kepada cahaya dalam sekejap. Tetapi Dia memasukkan siang ke dalam malam dan engkau tidak merasakan perubahan itu. Seperti halnya jarum jam yang ada pada sebuah jam waktu. Engkau melihatnya diam tak bergerak. Tetapi lihatlah kembali setelah dua jam kemudian, niscaya engkau melihatnya telah berjalan. Demikian pula dengan perubahan manusia dari masa kanak-kanak ke masa remaja, dari masa remaja ke masa tua. Sama halnya sengan perubahan sebuah negeri dari suatu keadaan kepada keadaan yang lain. Akan tetapi kembalilah ke jalan yang benar setapak demi setapak sebagaimana menerima kerusakan setapak demi setapak, kalian memendekkan pakaian sedikit demi sedikit. Kalian pertipis kerudung dan sabar melalui masa yang panjang. Kalian lakukan perubahan ini sedangkan lelaki shalih tidak menyadari. Majalah-majalah porno manggalakkan masalah ini. Orang-orang fasik riang gembira, sampai akhirnya kita mencapai suatu keadaan yang tidak diridhoi Islam, bahkan tidak pula oleh agama Nasrani, juga tidak dilakukan oleh para penyembah api yang berita mereka sudah kita baca di buku-buku sejarah. Bahkan hingga samapai pada suatu keadaan yang tidak dapat diterima hewan-hewan.

Dua ayam jago yang sama-sama menginginkan ayam betina, saling menyerang karena cemburu dan membela. Tapi di pesisir Iskandariyah Mesir dan Beirut, lelaki muslim tidak merasa cemburu wanita muslimah dilihat orang-orang asing, bukan saja wajahnya, kedua belah tangan, dan juga bukan hanya leher mereka, tetapi terlihat segala yang ada pada tubuh mereka kecuali benda yang menjijikkan pemandangan bila terlihat dan lebih baik ditutup yaitu vagina dan buah dada.

Di klub-klub malam, suami-suami muslim menyuguhkan istri-istri mereka untuk berdansa berangkulan dengan lelaki asing, dada bertemu dada, perut bertemu perut, bibir dengan pipi, kedua tangan memeluk tubuh. Tetapi meskipun demikian, tak seorangpun protes. Di Universitas-universitas Islam, mahasiswa muslim duduk dengan mahasiswa muslimah dengan aurat terbuka. Tak seorangpun orang tua muslim mengingkari.

Hal semacam ini banyak. Tidak dapat diatasi hanya dalam waktu sehari atau dalam waktu singkat, melainkan dengan kembali ke jalan yang benar, jalan yang semula kita lewati untuk menuju kejelekan. Walaupun jalan itu sekarang telah jauh. Orang yang tidak mau menempuh jalan panjang yang hanya satu-satunya ini, tidak akan pernah sampai. Kita mulai dengan memberantas bercampurnya laki-laki dengan wanita dalam satu majlis tanpa hijab (ikhtilath). Dan tidaklah sama antara ikhtilath dengan membuka penutup wajah (cadar). Adapun menampakkan wajah, jika dengan menampakkannya tidak membahayakan si gadis dan serta tidak mengakibatkan pelanggaran terhadap kehormatannya maka masalahnya lebih ringan. Bahkan mungkin lebih ringan dari apa yang di negeri Syam kita sebut dengan hijab (yang ia kemudian disalah mengertikan, pen). Ia tidak lain hanyalah sebagai penutup cacat, membentuk lekuk keindahan tubuh dan untuk memperdaya orang yang memandang. Membuka, jika hanya sebatas pada wajah sebagaimana wajah yang diciptakan Alloh Shubhanahu wa ta’ala tidaklah semua ulama sepakat mengharamkannya, meskipun kita memandang menutupnya adalah lebih baik dan lebih utama. Tetapi menutupnya saat ditakutkan terjadinya fitnah hukumnya adalah wajib.

Adapun ikhtilath adalah sesuatu yang lain. Tidaklah mesti gadis yang membuka wajahnya selalu bercampur baur dengan yang selain mahramnya. Tidak pula istri yang tanpa tutup wajah harus menyambut kawan suami di rumahnya, atau menyalaminya bila bertemu di kereta, bertemu di jalan. Atau seorang gadis menjabat tangan pria di universitas, berbincang-bincang, berjalan seiring, belajar bersama untuk ujian, dan lupa bahwa Alloh menjadikan ia sebagai wanita dan si kawan sebagai pria, satu dengan yang lainnya dapat saling terangsang. Baik wanita, pria, atau seluruh penduduk dunia tidak akan mampu mengubah ciptaan Alloh Shubhanahu wa ta’ala, menyamakan dua jenis atau menghapus rangsangan seks dari dalam jiwa mereka.

Saya memiliki beberapa makalah tentang persamaan gender (jenis kelamin). Di situ saya berbicara tentang beberapa hak dan kewajiban, pahala dan siksa, tetapi tidak dalam masalah pekerjaan, karena tidaklah mungkin seorang laki-laki hamil dan menyusui menggantikan para wanita. Sementara wanita, tidak mungkin berperang atau melakukan pekerjaan-pekerjaan berat menggantikan peran laki-laki, juga tidak pekerjaan-pekerjaan haram atau yang bisa mengakibatkan kepada yang haram.

Mereka yang menggembar-gemborkan emansipasi dan pergaulan bebas atas nama kemajuan adalah pembohong dilihat dari dua sebab:

Pertama, karena semua itu mereka lakukan untuk memberikan kepuasan kepada diri mereka sendiri, memberikan kenikmatan melihat anggota badan yang terbuka itu dan kenikmatan-kenikmatan lain yang mereka bayangkan. Akan tetapi mereka tidak berani berterus terang. Oleh karena itu, mereka bertopeng dengan kalimat yang mengangumkan, yang sama sekali tidak ada artinya: kemajuan, modernisasi, kehidupan kampus, jiwa olah raga, dan ungkapan-ungkapan lain yang kosong tanpa makna, bagaikan gendang.

Kedua, mereka bohong oleh karena bermakmum kepada Eropa, menjadikan Eropa sebagai suluh, dan mereka tidak dapat memahami kecuali berdasarkan Eropa. Kebenaran, menurut mereka bukan kebalikan kebatilan. Akan tetapi kebenaran adalah segala sesuatu yang datang dari sana, dari Paris, London, Berlin, dan New York. Sekalipun berupa dansa, porno, pergaulan bebas di universitas, buka aurat di lapangan, dan telanjang di pantai (atau kolam renang). Kebatilan adalah segala sesuatu yang datang dari sini, dari Al-Azhar di Mesir, sekolah-sekolah Islam di timur dan dari masjid-masjid. Walaupun hal itu berupa kehormatan, petunjuk kebenaran, keterpeliharaan, dan kesucian. Suci hati dan badannya.

Di Eropa dan Amerika, seperti kita baca dan dengar dari mereka yang mengunjungi negeri-negeri ini, terdapat banyak keluarga yang tidak rela dan tidak mengizinkan pergaulan bebas. Di Paris, ya di Paris! Banyak para bapak dan ibu yang melarang anak gadis mereka berjalan dengan seorang pemuda atau pergi bersama ke gedung bioskop. Bahkan mereka tidak diperbolehkan nonton kecuali film-film yang sudah diketahui jalan ceritanya, dan mereka tahu benar bahwa dalam film-film itu tidak ada adegan porno dan jorok. Yakni: adegan-adegan yang sangat disayangkan, selalu terdapat dalam acara-acara untuk muda-mudi yang oleh perusahaan film Mesir yang bodoh dinamakan seni perfilman. Mereka bodoh mengenai film seperti juga mereka bodoh tentang agama. Mereka katakan adegan-adegan itu sebuah seni perfilman.

Kata mereka: Pergaulan bebas itu dapat mengurangi nafsu birahi, mendidik watak, dan dapat menekan kegiatan seksualitas di dalam jiwa. Untuk menjawab ini saya limpahkan pada mereka yang telah mencoba pergaulan bebas di sekolah-sekolah, yaitu Rusia yang tidak beragama, yang tidak pernah mendengar petuah ulama dan pendeta. Bukankan mereka telah meninggalkan percobaan ini setelah melihat bahwa hal ini amat merusak?

Amerika, apakah mereka belum membaca, bahwa problem Amerika, adalah semakin meningkatnya siswi-siswi yang hamil? Karena itu, mereka mengajarkan pelajaran seks di sekolah-sekolah. Artinya, mereka menuangkan bensin ke dalam api. Sebab mereka menjelaskan kepada para gadis yang suci dan tak mengerti soal seksualitas, apa yang tersembunyi dari aurat laki-laki, serta apa yang dilakukan laki-laki jika sedang berduan dengan wanita. Sementara, ada setan-setan dari jenis manusia yang mengajak kita agar melakukan seperti apa yang mereka lakukan. Sebagaimana mereka juga membiasakan dan melatih para siswi sekolah-sekolah menengah untuk menggunakan pil pencegah kehamilan.

Siapa yang akan merasa bahagia bila universitas-universitas Mesir, Syiria, (Indonesia) dan seluruh negeri-negeri Islam mengalami pesoalan yang sama?

Saya tidak berbincang kepada para pemuda. Saya tidak ingin mereka mendengar. Saya tahu bahwa mungkin mereka menyanggah dan mentertawakan saya. Karena saya telah menghalangi mereka menikmati kelezatan yang benar-benar mereka peroleh. Akan tetapi saya berbicara pada kalian, putri-putriku. Wahai putriku yang beriman dan yang beragama! Putriku yang terhormat dan terpelihara! Ketahuilah bahwa yang menjadi korban semua bukan orang lain kecuali engkau. Oleh karena itu, jangan berikan diri kalian sebagai korban iblis. Jangan dengarkan ucapan mereka yang merayumu dengan pergaulan demi kebebasan, modernisasi, kemajuan, dan kehidupan kampus. Sungguh kebanyakan orang yang terlaknat itu tidak beristri dan tidak punya anak, mereka sama sekali tidak peduli dengan kalian selain untuk pemuas kelezatan sementara. Sedang saya adalah seorang ayah dari beberapa gadis. Bila saya membela kalian, berarti saya membela putri-putriku sendiri. Aku ingin kalian bahagia seperti yang aku inginkan untuk putri-putriku.

Sesungguhnya tak ada yang mereka kagumi selain memperkosa kehormatan gadis yang sudah sirna. Kemulian yang tercela tidak akan pernah kembali, dan begitu juga dengan martabat yang hilang.

Bila anak putri telah jatuh, tak seorang pun di antara mereka mau membimbing tangannya, atau mengankat dari lembah kejatuhan, yang engkau dapati, mereka saling memperebutkan kecantikan gadis itu, selama kecantikan itu masih ada. Bila sudah hilang, mereka pun pergi meninggalkan anak putri tersebut. Sebagaimana anjing-anjing meninggalkan bangkai yang tak berdaging sedikitpun.

Inilah nasihatku padamu, putriku. Inilah kebenaran, selain ini jangan percaya. Sadarlah bahwa di tanganmulah, bukan di tangan kami kaum lelaki, kunci pintu perbaikan. Bila mau, perbaikilah diri kalian, dengan demikian umat pun akan menjadi baik.

[Diambil dari buku Putriku, kembalilah ke jalan tuhanmu, terbitan Darul Haq, Jakarta, 2005, diterjemahkan olah Abdullah dari buku Ya Binti oleh Syaikh Ali Thanthawi cetakan Darul Manarah, Jeddah, 1407 H/ 1987 M]

under: Tak Berkategori
Tags:

Categories